Pertahankan Juara MTQ, Camat Prioritaskan Asli Ujung Bulu


Bulukumba, (Humas Bulukumba) – Untuk mempersiapkan seleksi musabaqah tilawatil Qur’an tingkat kecamatan Ujung Bulu, Camat Ujung Bulu melaksanakan koordinasi bersama Kepala KUA, Lurah dan DPK BKPRMI Ujung Bulu.

Kepala KUA Ujung Bulu, H. Muhammad Ansar Mahdy dalam pengantarnya menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan seni keagamaan ini berlangsung dua hari, pada tanggal 10 s.d 11 Februari 2022.

“Ada dua arena yang akan menjadi tempat pelaksanaan kegiatan ini. Pembukaan dan lomba tafidz di Masjid Al Muawwanah dan tempat lainnya di aula KUA” ungkap Ansar.

Ia menyampaikan pemanfaatan aula KUA Ujung Bulu sebagai wujud sosialisasi kepada masyarakat terkait program revitalisasi KUA yang mengamanatkan KUA Ujung Bulu sebagai pusat layanan keagamaan di Kecamatan Ujung Bulu.

Pada perhelatan MTQ tingkat kabupaten Bulukumba sebelumnya, Kecamatan Ujung Bulu berhasil menyabet juara umum sehingga prestasi ini harus dipertahankan.

Hal ini disampaikan, Camat Ujung Bulu, A. Ashadi yang meminta piala juara umum MTQ dapat dipertahankan dan juga dapat meningkatkan prestasi STQ Ujung Bulu yang meraih runner up pada tahun lalu.

“meskipun ada beberapa pergantian lurah, ini tanggung jawab kita bersama untuk meningkatkan prestasi STQ dan mempertahankan raihan juara umum MTQ” terangnya.

Ia mengharapkan peserta MTQ Ujung Bulu merupakan warga Ujung Bulu sendiri mengingat besarnya potensi anak-anak Ujung Bulu yang mengenyam pendidikan keagamaan di berbagai tempat.

“Kalau saya pribadi dahulukan orang ujung bulu untuk menumbuhkan rasa bangga dan nereka merasa diperhatikan sebagai warga ujung bulu” tutur Camat Ujung Bulu.

Ia menambahkan memprioritas warga Ujung Bulu Ini juga sebagai motivasi bagi anak-anak kita untuk turut serta dalam pembangunan daerah khususnya dalam aspek keagamaan. 

“ini juga agar anak-anak kita merasa ikhtiar mereka dalam belajar dan menghafal Al-Qur'an tidak sia-sia” tutup Camat Ujung Bulu.


Share:

penjelasan sepintas tentang suarat nikah, wali nasab dan wali hakim

 


Selengkapnya klik  https://youtu.be/gr7z20Z3Swc

Share:

Bahria Semangat Belajar Al-Qur’an Di Usia Senja

 


Bulukumba, (Humas Kemenag) – Usia tidak menjadi penghalang untuk belajar, apalagi belajar agama khususnya membaca Al-Qur’an. Seperti yang dilakukan Nenek Bahria, Salah seorang anggota majelis ta’lim Al Jannah, di Gusunge, Kelurahan Kalumeme, Kabupaten Bulukumba, di usia senjanya ia tetap semangat belajar Al-Qur’an.

Bersama anggota majelis ta’lim yang lebih muda, ia dibimbing oleh para penyuluh KUA Ujung Bulu yang intens setiap kamis melaksanakan pembinaan keagamaan di mushalla Gusunge Al Jannah yang berada di daerah pesisir Kalumeme. Untuk menuju ke tempat ini, hanya bisa menggunakan kendaraan roda doa dan berjalan kaki.

Meskipun belajar di dalam mushalla yang memiliki fasilitas kipas angin, suasana belajar Al-Quran ini tetap terasa panas karena suhu permukaan laut masih terasa hingga ke dalam mushalla.

Keterbatasan fasilitas yang ada pada mushalla tidak menyurutkan Nenek Bahria dan anggota majelis ta’lim lainnya untuk belajar tentang agama dan memperlancar membaca Al-Qur’an yang diharapkan dapat diamalkan dalam keseharian mereka.

Bahria menyampaikan terima kasihnya atas pembinaan keagamaan yang dilaksanakan oleh penyuluh agama KUA Ujung Bulu yang telah menjadikan majelis ta’lim Al Jannah sebagai objek binaan keagamaan.

Sebelum melaksanakan bimbingan belajar Al-Qur’an, Penyuluh Agama KUA Ujung Bulu memberikan bimbingan keagamaan melalui ceramah agama, untuk kamis (04/11)21) ini, H. Patahuddin, LC menyampaikan materi taharah khususnya bersuci setelah haid.

“Ibu-ibu, tidak boleh itu ditunda-tunda. Kalau haid ta selesai di waktu Ashar, bersucinya diwaktu Ashar, jangan ditunda sampai magrib” terang penyuluh fungsional KUA Ujung Bulu.

Sementara Asma Ramadhani, yang juga penyuluh Fungsional menyampaikan pembinaan keagamaan di majelis ta’lim diikuti dua puluhan anggota, tetapi terkadang ada yang tidak hadir karena bertepatan panen rumput laut.

“kita maklum kalau ada yang tidak hadir karena kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi kita terus mendorong mereka untuk aktif, salah satunya dengan memanfaatkan group media sosial agar lebih mudah berkomunikasi dan membuka ruang konseling keluarga”pungkas Asma.



Share:

Tim eGuards Nilai Data KUA Ujung Bulu Di Angka 90



Caile, (Humas Kemenag) – Kantor Urusan Agama Kecamatan Ujung bulu merupakan salah satu KUA piloting project revitalisasi tahun 2021 yang menjadi salah satu program prioritas Kementerian Agama, salah satu aspek penting dalam revitalisasi ini adalah integrasi data.

Dalam integrasi data ini, Ditjen Bimas Islam menggandeng tim eGuards untuk menghadirkan data keagamaan khususnya data nikah yang up date dan valid berbasis sistem informasi.

Selain itu, hadirnya data yang berbasis sistem informasi diharapkan dapat mengurangi penggunaan kertas dan penggunaan ruang untuk menyimpan arsip yang dikhawatirkan mengalami force majuere.

“selain efisiensi penggunaan kertas dan ruang penyimpanan, Ini penting dilakukan mengingat banyak hal yang bisa terjadi pada arsip seperti kebakaran dan banjir” terang Jusuf Salah seorang Tin eGuards yang melakukan penilaian terhadap data Akta Nikah di KUA Ujung Bulu , jumat (05/11/21).

Bersama Anna rekannya di Tim eGuards, Jusuf mengapresiasi operator KUA Ujung Bulu yang  telah merespon permintaan sampling data berupa jumlah data nikah 3 dekade terakhir (1989-2018) pada aplikasi eGuards dan upload sampling data di cloud yang telah disediakan oleh tim eGuards.

“Sudah baik, tapi masih ada yang blur, hasil penilaiannya di angka 90” ungkap Jusuf setelah melakukan penilaian data dan juga mendokumentasikan penyimpanan arsip di KUA Ujung Bulu.

Pada kesempatan ini, tim eGuards juga meminta masukan dan menanyakan kendala dalam penginputan data di eGuards, upload data pada cloud serta masalah yang terjadi dalam mengakses Simkah (Sistem informasi manajemen nikah).

Menanggapi penilaian tim eGuards, Syaiful, PIC KUA Ujung Bulu menyampaikan data yang blur disebabkan karena scan dokumen hanya menggunakan aplikasi scanner di android sementara dokumen lainnya menggunakan scanner.

Sementara Fitri, Operator Simkah, menyampaikan permasalahan yang dihadapinya adalah jaringan internet yang tidak stabil.

Dalam Penilaian data KUA Ujung Bulu, turut hadir Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Bulukumba, Kepala KUA Ujung Bulu, Ansar Mahdy beserta jajarannya yang terdiri dari penghulu, penyuluh, dan staff administrasi KUA Ujung Bulu.



Share:

Gelar Bimwin, KUA Ujung Bulu Gandeng Pengurus Puspaga Bulukumba

 

Caile, (Humas Kemenag) – Kantor Urusan Agama Ujung Bulu kembali menggelar bimbingan perkawinan (Bimwin) kepada 15 pasang calon pengantin yang digelar di masjid syuhada 45 Caile, rabu (03/11/21). 

Pelaksanaan bimbingan perkawinan yang dilaksanakan secara tatap muka ini merupakan amanat Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 189 Tahun 2021 tentang Juklak Bimwin Calon Pengantin.

Kegiatan yang diagendakan berlangsung dua hari ini menghadirkan Narasumber yang berkompeten di bidangnya, salah satunya adalah Hj. Hartati, Pengurus Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kabupaten Bulukumba yang menyampaikan materi menpersiapkan perkawinan yang kokoh menuju keluarga sakinah.

Hartati menyampaikan keluarga harus dibangun melalui perencanaan dan komunikasi serta komitmen bersama antara calon pengantin khususnya dalam memahami dan mengamalkan hak dan kewajiban masing-masing.

Pada kesempatan ini, ia juga membeberkan isu strategis dan analisa situasi ketimpangan gender dalam pembangunan seperti dalam aspek pendidikan, politik dan ekonomi, sosial budaya, serta kekerasan yang biasanya di mulai dari keluarga.

“perempuan juga memiliki hak untuk berkembang, untuk itu perlu komunikasi yang positif agar keharmonisan keluarga dapat terwujud” tutur perempuan yang juga menduduki jabatan Ketua DWP Kemenag Bulukumba.

Setelah menyampaikan materi, Kepada Humas KUA, Hartati menjelaskan Puspaga hadir sebagai layanan holistik integratif berbasis hak anak yang menjadi tempat layanan informasi, konsultasi dan konseling bagi anak, orang tua atau orang yang bertanggung jawab atas pemenuhan hak anak.

“Di KUA ada Layanan Pusaka Sakinah (Pusat Layanan Keluarga Sakinah), program-program ini harus bersinergi untuk menguatkan pemenuhan hak anak dan kualitas keluarga. Ini juga ikhtiar kita mewujudkan Bulukumba menjadi kabupaten layak anak” terangnya.

Hal tersebut diamini Asma Ramadhani, penyuluh fungsional KUA Ujung Bulu yang menerangkan Pusaka Sakinah dilaksanakan melalui 3 branding, yaitu Berkah (Belajar Rahasia Nikah),  Kompak (Konseling, Mediasi, Pendampingan, Advokasi, dan Konsultasi), serta Lestari (Layanan Bersama Ketahanan Keluarga Indonesia).

Dijelaskannya, bimwin didesain sebagai program layanan agar calon pengantin memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan tentang membangun kesadaran bersama, memperkokoh komitmen, mengatasi konflik keluarga serta mewujudkan keluarga sehat dan berkualitas.

“seharusnya bimwin dilaksanakan di aula Kantor KUA, tetapi gedung KUA dalam proses rehab sebagai bagian revitalisasi KUA Ujung Bulu” tutur srikandi KUA Ujung Bulu yang juga berperan sebagai fasilitator pusaka sakinah. 

Asma menambahkan KUA Ujung Bulu meruapakan salah satu dari 106 KUA piloting Revitalisasi yang menjadi program prioritas Kementerian Agama untuk meningkatkan layanan keagamaan dan meningkatkan kualitas hidup beragama.


Share:

Postingan Populer

Info Grafis

Info Grafis
Legalisasi Buku/Kutipan Akta Nikah

Jadwal Shalat

Layanan Masyarakat