Dirjen Bimas Islam Sebut Transformasi Kunci Sukses Revitalisasi KUA

 

Jakarta, (Humas Bulukumba) - Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas telah menetapkan revitalisasi kantor urusan agama (KUA) sebagai salah satu program prioritas Kementerian Agama. Oleh karena itu, semua jajaran Kemenag akan melakukan segala aktifitas yang dibutuhkan untuk mewujudkan KUA yang berkualitas, memberikan pelayanan prima untuk masyarakat.

“kita sepenuhnya menyadari KUA adalah garda terdepan Kemenag dalam hal kelembagaan maupun sumber daya manusia sehingga kinerja Kemenag sangat ditentukan oleh kinerja KUA yang berbasis dikecamatan yang jumlahnya sangat besar di Indonesia” ungkap Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kamaruddin Amin pada pembukaan bimbingan teknis petugas layanan KUA, (04/10/21) di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat.

Program ini disebutnya bukan program yang tiba-tiba hadir tetapi tentu telah melalui kajian mendalam dan telah dibuat blue print programnya dan dilaksanakannya bimtek ini merupakan salah satu ikhtiar yang bertujuan agar stakeholder KUA memiliki pemahaman, komitmen serta cita-cita yang sama sekaligus bersama-sama mewujudkan KUA yang bermutu dan berkualitas.

Layanan yang bermutu sangat terkait dengan SDM yang skillful, berkualitas sangat berkorelasi dengan kinerja sebuah lembaga. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi kapasitas KUA menjadi hal yang sangat mendasar yang harus dilakukan dan seluruh stakeholder KUA, penghulu, penyuluh, tenaga administrasi, front office harus bertransformasi agar memiliki skill yang dibutuhkan sebagaimana yang diinginkan dalam program ini.

Diantara transformasi yang harus dilakukan terkait SDM adalah transformasi kompetensi dibidang  teknologi informasi karena dalam revitalisasi KUA, disebutnya tentu di dalamnya ada transformasi sistem ke arah digitalisasi sehingga SDM KUA yang direvitalisasi harus memiliki literasi digital yang memadai.

“salah satu isi revitalisasi KUA adalah transformasi sistem, dari selama ini manual menjadi sistem digitalisasi, mulai dari sistemnya, dokumennya, bisnis prosesnya, semuanya bertransformasi ke arah digital dan harus menjadi awareness kita bersama” terang Dirjen Bimas

Selain itu, Kamaruddin juga menitikberatkan pada transformasi mental, komintmen dan totalitas memberikan pelayanan publik yang berkorelasi dengan kinerja yang berkualitas yang disebutnya akan memberikan feedback yang mungkin tidak disadari.

“komitmen ke-Kementerian Agamaan kita, Komitmen ke-KUAan kita harus kita jaga. Pointnya adalah memberikan pelayanan total kepada masyarakat” tegasnya.

Kementerian agama menginginkan agar KUA menjadi kantor yang memberikan layanan yang berkualitas dan memiliki afirmasi diberbagai hal dengan instrumen sarana dan prasarana, sistem, SDM yang ultimate Goldnya yang akan dicapai adalah KUA yang memberikan layanan yang berkualitas dan bermutu yang berdampak pada umat beragama Indonesia yang berkualitas.

“KUA juga akan menjadi sentra pengarusutamaan moderasi beragama”ungkap Dirjen Bimas Islam.

Bimtek petugas layanan KUA ini turut diikuti oleh tiga orang pelaksana pada KUA Ujung Bulu karena KUA yang terletak di kelurahan Caile, Kabupaten Bulukumba ini mendapatkan amanah sebagai salah satu dari 106 KUA piloting project revitalisasi tahun 2021.

Share:

Postingan Populer

Info Grafis

Info Grafis
Legalisasi Buku/Kutipan Akta Nikah

Jadwal Shalat

Layanan Masyarakat